PRAKTIK PENGUASAAN TIK
Dibuat Oleh:
Irfan Darma Putra
19005064
PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Kita ketahui bahwa pendidik merupakan tokoh kunci dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui kegiatan pembelajaran bersama pendidik, peserta didik menguasai pengetahuan dan ketrampilan yang dikuasai. Sehingga diperlukan pendidik yang professional. Pendidik professional meyakini bahwa hidup adalah belajar terus-menerus menuju kesempurnaan. Untuk dapat menjadi pendidik yang professional, tidak hanya diperlukan kualifikasi akademik, tetapi juga harus mampu mengikuti perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). TIK menurut William dan Sawyer (2003), teknologi yang menggabungkan komputasi (computer) sebagai jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan juga video.
Fungsi TIK bagi pendidik menurut Eni Setyomukti (3013), sebagai pengembangan diri dan sebagai penunjang proses pembelajaran. Mulai dari membuat program, menyiapkan rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran yang inovatif sampai mendokumenkan nilai siswa, akan lebih mudah kalau kita mengerjakannya dengan komputer. Sehingga minimal pendidik dapat menguasai kemapuan dasar TIK untuk menunjang tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya.
Keberadaan pendidik yang kompeten dan profesional merupakan salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia agar dapat bersaing dengan negara-negara maju lainnya. Salah satu indikator pendidik profesional dan kompeten adalah pendidik yang mampu beradaptasi dengan perkembangan keilmuan yang semakin canggih dan mampu menerapkan model dan metode pembelajaran berdasarkan tuntutan waktu dan kebutuhan peserta didik. Penerapan pola ini akan menciptakan suasana menyenangkan dalam belajar, enjoy dalam mengajar, yang pada akhirnya akan menghasilkan proses KBM yang berkualitas.
Adapun cara-cara untuk untuk memenuhi praktik penguasaan Teknologi Informasi Komunikasi bagi pendidik yaitu :
- Mendorong diri memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari sumber belajar. Sebagai contoh menarik minat anak didik untuk masuk pelajaran dengan pembukaan berupa video atau tampilan power point yang menarik, yang membuat anak jadi ingin tahu. Tentu saja ini memerlukan sarana dan prasarana pendukung dari sekolah. Tidak semua sekolah memiliki proyektor dan juga speaker, namun sekali lagi, kemampuan pendidik menggunakan piranti semacam ini penting. Pendidik perlu menguasai cara membuat slide untuk presentasi yang menarik, menambahkan animasi dan membuat desain dengan cara yang bervariasi.
- Mengedukasi anak menggunakan piranti elektronik dan akses internet untuk belajar. Memberikan tugas-tugas yang membuat anak belajar dengan menggunakan akses tersebut. Beberapa sekolah yang maju dan semua siswanya bisa terhubung dengan internet berlangganan situs-situs pembelajaran seperti, Raz-kidz.com untuk meningkatkan kemampuan membaca bahasa Inggris, Science, dan Matematika. Sebagai contoh, memanfaatkan situs seperti IXL.com untuk melatih anak belajar matematika. Ada banyak situs-situs pendidikan yang bisa kita sarankan pada siswa untuk meningkatkan kemampuan pelajaran yang kita ampu. Sebagai pendidik yang kemungkinan mengampu semua mata pelajaran tentunya situs-situs ini bisa berguna sekali. Referensi tambahan untuk latihan pelajaran dengan topik-topik tertentu.
- Memberikan pembelajaran pada peserta didik terkait dengan etika di dunia maya dan memberikan pemahaman pentingnya menggunakan internet untuk kebaikan, bukan sekedar fun, namun memiliki nilai tambah yaitu ilmu dan etika.



